Tirta Empul. Pura Dengan Kolam Air Suci Yang Menyegarkan

Posted on

Sejuknya Tirta Empul Pura yang Penuh dengan Sejarah

Pulau Dewata merupakan pulau dengan mayoritas masyarakat yang beragama Hindu, dengan begitu banyak sekali pura yang dibangun di Bali sampai mendapat sebutan Pulau Seribu Pura. Banyak sekali pura di Bali yang memiliki sejarah panjang dan menjadi peninggalan dari zaman kuno.

Jika sedang berada di Bali, tidak ada salahnya untuk berkunjung dan berwisata ke pura. Meskipun ada banyak pura di Bali, ada beberapa pura paling terkenal di Bali yang bisa dijadikan tujuan, seperti Pura Uluwatu, Pura Ulundanu, Pura Tanah Lot, dan masih banyak lagi pura yang memiliki keunikan dan daya tarik yang berbeda-beda.

Salah satu pura yang tak kalah menarik untuk dikunjungi adalah Tirta Empul Pura. Pura ini berlokasi di Desa Manukaya, Kecamatan Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Yang perlu diperhatikan ketika ingin berkunjung ke pura ini adalah tidak adanya angkutan umum dengan trayek ke Tirta Empul Pura. Cara satu-satunya untuk mencapai pura adalah membawa kendaraan pribadi. Jika dari Denpasar, waktu yang dibutuhkan sekitar 1,5 jam perjalanan dengan rute Denpasar – Ubud – Kintamani. Rute ini jarang terjadi kemacetan karena kondisi jalannya bagus dan lebar.

Tirta Empul Pura

Tirta Empul Pura memiliki daya tarik utama pada bongkahan batu berbentuk cangkang keong yang airnya mengalir memenuhi kolam petirtaan. Pura ini berada di ketinggian 700 mdpl sehingga menjadikan kompleks pura memiliki hawa yang sejuk. Saat dalam perjalanan menuju pura, pengunjung akan disuguhkan pemandangan alam yang alami dengan kerimbunan pohon di sepanjang jalan.

Masyarakat setempat menceritakan bahwa pura ini merupakan sebuah bangunan suci kuno yang di dalamnya tersimpan sebuah legenda perseteruan antara seorang raja yang tamak dengan para dewa.

Pada zaman dulu seorang raja kerajaan Bali yang bernama Mayadanawa merupakan keturunan dari Daitya atau raksasa. Raja diketahui sangat sakti dan tak tertandingi. Raja merupakan anak dari seorang Dewi Danu Batur yang memiliki kesaktian mampu mengubah wujud menjadi segala bentuk yang diinginkan. Dengan kesaktian yang dimiliki, Raja bisa menaklukan beberapa daerah kekuasaan yang lain seperti Makassar, Bugis, Sumbawa, Lombok, dan Blambangan di Banyuwangi.

Raja Mayadanawa menjadi sombong karena keberhasilan yang sudah diraih dan melarang rakyatnya untuk beribadah kepada dewa yang digantikan dengan menyembah dirinya yang memiliki kesaktian. Sejak saat itu kesengsaraan melanda dan timbul bencana kekeringan serta wabah penyakit terjadi di mana-mana.

Mpu Kul Putih menyadari hal tersebut dan melakukan semadi serta memohon bantuan dari para dewa. Tak lama datanglah Dewa Bathara Indra beserta pasukan memasuki keraton Raja Mayadanawa dan pertempuran pun terjadi. Pasukan Dewa Bathara Indra menang dalam pertempuran. Raja tidak mengakui kekalahannya dan pada tengah malam Raja membuat mata air beracun di sebuah desa yang dekat dengan tempat pasukan Dewa Bathara Indra beristirahat. Dewa Bathara Indra mengeatahui kelicikan Raja dan Dewa langsung membuat mata air suci lain beserta tempat peribadatan berupa pura dan pura tersebut dinamakan sebagai mata air Tirta Empul Pura.

patung tirta empul

Pasukan Dewa Bathara Indra meminum mata air suci Tirta Empul Pura dan bisa sembuh dengan cepat. Pengejaran terhadap Raja dilanjutkan dan Raja yang terdesak mengubah diri menjadi batu paras namun tetap diketahui oleh Sang Dewa. Batu paras dipanah dan Raja menemui ajalnya. Kematian Raja Mayadanawa tersebut oleh masyarakat Hindu Bali diperingati sebagai Hari Raya Galungan yang memiliki makna kemenangan kebaikan atas keburukan.

Itulah sedikit ulasan tentang Tirta Empul Pura yang penuh dengan sejarah. Semoga bermanfaat.

Gravatar Image
Website ini menawarkan sewa motor murah di Bali. melayani antar jemput ke Bandara, Terminal, dan Hotel. Motor Matic Bali | Sewa Rental Motor Bali under gotravela indonesia. Contact Ilham di Motor Matic Bali +62 852-7852-7205

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *