pura saraswati

Pura Taman Saraswati, Kisah Tentang Dewi Ilmu Pengetahuan

Posted on

Pura Taman Saraswati untuk Sang Penguasa Ilmu Pengetahuan

Di Bali banyak sekali pura karena mayoritas penduduknya beragama Hindu. Dari banyaknya pura tersebut, masing-masing puranya memiliki cerita sejarah dan daya tarik sendiri. Tak hanya untuk beribadah, pura di Bali juga dijadikan sebagai tempat wisata karena keindahan yang masing-masing dimiliki oleh pura tersebut.

Ada beberapa pura yang menarik untuk dikunjungi, seperti Pura Tanah Lot yang memiliki pemandangan alam dengan sunset yang menawan, atau Pura Besakih yang menyuguhkan panorama alam yang natural. Selain itu, salah satu pura yang juga tak kalah menarik untuk dikunjungi adalah Pura Taman Saraswati.

Pura Taman Saraswati terletak di Jl. Kanjeng, Ubud, Kabupaten Gianyar. Pura ini berbeda dengan pura lain di Pulau Dewata karena Pura Taman Saraswati memiliki desain yang cantik dengan taman serta terdapat kolam yang penuh dengan teratai dan inilah daya tarik yang dimiliki oleh pura ini. Kolam teratai tersebut terlihat serasi dengan keindahan pura yang dihiasi dengan ornamen seni ukir karya seniman-seniman Ubud.

Kolam pura Saraswati

Pura Taman Saraswati

Pura ini dibangun untuk pemujaan Dewi Saraswati yang merupakan Dewi Ilmu Pengetahuan. Pura Taman Saraswati ini menjadi bukti bahwa kehidupan yang dilakukan masyarakat Hindu di Pulau Bali sehari-harinya sangat agamis. Selain sebagai tempat suci, disebut juga Hari Saraswati yang menjadi hari turunnya ilmu pengetahuan. Saat hari Saraswati tiba, seluruh umat Hindu wajib melakukan persembahyangan kehadapan Hyang Aji (Dewi) Saraswati sebagai penguasa ilmu pengetahuan pada hari itu.

Saat melakukan persembahyangan, seluruh umat Hindu akan mengucapkan syukur dan terima kasih agar selalu dituntun ke jalan yang benar atas ilmu tersebut. Pura Taman Saraswati menjadi salah satu tempat beribadah yang paling ramai di Bali karena pura ini menjadi tempat khusus untuk melakukan persembahyangan di Ubud.

Pura ini dibangun oleh I Gusti Nyoman Lempad yang merupakan seorang maestro seni terkenal dari Ubud yang pembangunannya merupakan perintah dari pangeran Ubud dan letaknya berada di belakang Cafe Lotus di Ubud. Jika melakukan perjalanan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, waktu yang dibutuhkan sekitar 40 menit perjalanan.

Patung Dewi Saraswati

Di kawasan Pura Taman Saraswati ini terdapat patung Dewi Saraswati serta ada juga patung Jero Gedhe Mecaling. Selain itu juga ada sebuah pelataran yang dikelilingi oleh kolam teratai yang biasanya digunakan sebagai panggung untuk pementasan tarian kecak. Tarian kecak di pura ini bisa disaksikan sesuai jadwal pementasannya. Biasanya tarian kecak di pura ini diselenggarakan pada hari Selasa dan Kamis yang dimulai pada jam 19.30.

Pura Taman Saraswati mengajarkan tentang banyak hal, salah satunya adalah tentang nilai budaya dan agama masyarakat lokal yang harus dihormati dan dijunjung tinggi.

Bagi pengunjung yang sudah menginap di kawasan sentral Ubud, jika ingin mengunjungi Pura Taman Saraswati bisa dijangkau hanya dengan berjalan kaki. Namun jika ingin menikmati suasana desa, pengunjung bisa menyewa sepeda kayuh untuk berkeliling. Jika berada di luar kawasan Ubud, pengunjung bisa menyewa sepeda motor atau mobil untuk menuju Pura Taman Saraswati.

Mengendarai sepeda ke pura saraswati

Keindahan yang ditawarkan pura ini membuat pengunjung tidak akan kecewa setelah berkunjung. Pura yang cantik dan penuh dengan nilai seni ini akan membuat pengunjung kagum dan merasakan aura spiritual yang kuat ketika berada di sana.

Itulah sedikit ulasan tentang Pura Taman Saraswati. Semoga bermanfaat.

Gravatar Image
Website ini menawarkan sewa motor murah di Bali. melayani antar jemput ke Bandara, Terminal, dan Hotel. Motor Matic Bali | Sewa Rental Motor Bali under gotravela indonesia. Contact Ilham di Motor Matic Bali +62 852-7852-7205

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *