pura goa gajah

Pura Goa Gajah, Pura Dengan Ukiran Unik

Posted on

Pura Goa Gajah, Pura yang Penuh dengan Sejarah

Semua orang mengenal Pulau Dewata memiliki banyak sekali destinasi wisata menarik yang wajib untuk dikunjungi. Dan tujuan wisata yang paling banyak diminati ketika datang ke Bali adalah wisata pantai yang memiliki pemandangan natural serta menyejukkan mata.

Yang paling menarik dari berwisata ke pantai di Bali adalah karena adanya pantai yang sangat cocok digunakan untuk melihat pemandangan matahari terbit atau matahari tenggelam. Salah satu pantai yang menawarkan panorama indah ketika matahari tenggelam adalah Pantai Kuta. Namun selain pantai, ada juga destinasi wisata yang tidak kalah menarik untuk dikunjungi, yaitu mengunjungi pura. Salah satu pura paling terkenal di Bali yang bisa dikunjungi adalah Goa Gajah.

Goa Gajah merupakan salah satu pura tertua dengan sejarah yang panjang. Pura ini menjadi simbol dan saksi terjadinya perkembangan peradaban masyarakat Hindu dan Budha di Pulau Bali. Salah satu pura terkenal ini diberi nama Goa Gajah karena salah satu kompleks pura terdapat sebuah goa yang memiliki ukiran besar menyerupai gajah di pintu masuknya.

Pura tertua ini berlokasi di bagian barat Desa Bedulu, Blahbatuh, Gianyar. Jika berkendara dari Kota Denpasar, perjalanan membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Menemukan lokasi Goa Gajah tidak sulit karena pura tersebut berada tepat di jalan raya utama yang menghubungkan Denpasar dan Ubud.

Goa Gajah

Waktu detail dibangunnya Goa Gajah masih memiliki perdebatan namun jika dilihat dari catatan Kerajaan Majapahit yang bertahun 1365 AD mengatakan bahwa Pura Goa Gajah dibangun pada abad ke 11 AD oleh kerajaan Bali yang bernama Kerajaan Bedahulu atau bisa dikatakan jika tahun tersebut sebelum pengaruh budaya Kerajaan Majapahit masuk ke Pulau Bali.

Goa Gajah juga disebutkan dalam catatan tersebut digunakan untuk pemujaan agama Siwa Budha. Agama Siwa Budha merupakan agama Hindu dan Budha. Namun selanjutnya popularitas agama Budha semakin meredup dan Goa Gajah tetap digunakan oleh pemeluk Hindu sebagai tempat pemujaan. Kompleks Goa Gajah terdapat sebuah situs arkeolog pada halaman pura berupa potongan-potongan arca dan candi yang belum selesai disusun.

 

arca pura goa gajah

Tak hanya goa besar, di dalam kompleks pura ini juga terdapat bangunan seperti pancuran air dari beberapa arca. Air pada pancuran tersebut bersumber dari pertemuan dua mata air dan pertemuan dua mata air tersebut oleh masyarakat Hindu Bali dipandang sebuah hal yang sangat suci. Tak hanya itu, di sana juga terdapat sebuah arca dewa Ganesha yang pada kepercayaan agama Hindu dianggap sebagai dewa pelindung. Di sudut lain bisa ditemui runtuhan bekas candi dengan corak Buddha yang dipahat pada bebatuan cadas.

kolam pura goa gajah

Daya tarik Goa Gajah terletak pada suasananya yang penuh dengan kedamaian dan bentuk arsitekturnya akan membawa pengunjung pada era masa lalu dengan khas era kerajaan-kerajaan bercorak Hindu dan Budha. Pengunjung diperbolehkan memasuki goa utama pada Pura Goa Gajah yang di dalamnya terdapat bilik-bilik yang dipercaya pada zaman dulu digunakan sebagai tempat untuk bermeditasi. Pura ini memang dibuka untuk umum, tapi pura ini memiliki pengecualian untuk wanita yang sedang datang bulan. Wanita yang sedang datang bulan tidak diperbolehkan masuk wilayah pura untuk menjaga kesucian Pura Goa Gajah.

Itulah sedikit ulasan tentang Goa Gajah, pura yang penuh dengan sejarah. Dengan berwisata ke situs bersejarah seperti Goa Gajah, maka pengunjung bisa lebih mengetahui sejarah lain yang ada di Indonesia. Semoga informasi yang disampaikan bermanfaat. Selamat berlibur.

 

Gravatar Image
Website ini menawarkan sewa motor murah di Bali. melayani antar jemput ke Bandara, Terminal, dan Hotel. Motor Matic Bali | Sewa Rental Motor Bali under gotravela indonesia. Contact Ilham di Motor Matic Bali +62 852-7852-7205

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *